Langsung ke konten utama

Model Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis dalam Bidang Sains

Assalamualaikum Wr. Wb

Hallo sobat , Welcome back to blog Eiby lismayani πŸ˜‰ 

Gimana kabarnya teman-teman ? Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat ya... Aaamiin

Nah, di pertemuan sebelumnya kita sama-sama telah membahas mengenai model pembelajaran disrupsi inovasi melalui pembelajaran digital. Di pertemuan kali ini, masihm mata kuliah evaluasi dan model pembelajaran sains yang diampu oleh Bapak Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si, kita sama-sama mengupas materi mengenai desain model pembelajaran kolaboratif berbasis keterampilan berpikir kritis dalam bidang sains. 

Sebelumnya apakah teman-teman sudah tau apa itu pembelajaran kolaborasi dan berfikir kritis ?

ok, kita bahas disini ya ,,,

Pembelajaran kolaboratif 

       Adalah suatu model pembelajaran memiliki strategi pembelajaran yang dapat menguatkan karakter bergotong royong. Ide awal dari pengembangan pembelajaran ini adalah, bahwa membangun konsep itu harus berpasangan, tidak mandiri.

Adapun penerapan model pembelajaran kolaborasi dilakukan dilakukan melalui tahap-tahap: 

1) Menentukan tujuan belajar 

2) Membagi siswa ke dalam kelompok yang heterogen berdasarkan hasil pre tes dan jenis kelamin 

3) Melakukan diskusi kelompok dan mencatat hasil diskusi tersebut 

4) Laporan dikumpulkan kemudian dikoreksi .

Berpikir kritis 

        Berfikir kritis didefinisikan sebagai kemampuan seseorang dalam menganalisis permasalahan serta ide atau gagasan, ke arah yang lebih spesifik untuk mencari solusi sesuai nalar dan pengetahuan yang dimilikii. kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan dalam berbagai hal, maka dari itu kemampuan ini perlu di asah dengan sebaik mungkin, salah satunya adalah dengan proses pembelajaran yang mengacu pada aktivitas-aktivitas yang dapat menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan berpikir siswa. Dengan pesatnya arus informasi di masa sekarang, menuntut kita untuk dapat memiliki kemampuan untuk memahami, menganalisis, mengevaluasi dan merefleksikan informasi yang diperoleh sebelum memastikan informasi yang tepat untuk mengambil keputusan. 

Sekian dulu pembahasan tentang model kolaboratif berbasis keterampilan berfikir kritis kita kali ini, semoga bermanfaat untuk kita semua πŸ˜‡

Seeyou Friends... 😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MODEL DAN EVALUASI PEMBELAJARAN SAINS -

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu. Hello welcome to my blogg Eiby lismayaniπŸ‘‹πŸ» Disini saya akan membahas materi mata kuliah Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains yang dibimbing oleh Bapak Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.         Model pembelajaran mengacu pada pendekatan pembelajaran yang akan digunakan, termasuk di dalamnya tujuan-tujuan pengajaran, tahap-tahap dalam kegiatan pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan pengelolaan kelas.        Tujuan penggunaan model pembelajaran sebagai strategi bagaimana pembelajaran yang dilaksanakan dapat membantu peserta didik mengembangkan dirinya baik berupa informasi, gagasan, keterampilan nilai dan cara-cara berpikir dalam meningkatkan kapasitas berpikir secara jernih, bijaksana dan membangun keterampilan sosial serta komitmen (Joice& Wells).   (1) peserta didik difasilitasi untuk mencari tahu,  (2) peserta didik belajar dari berbagai sumber belajar,  (3) proses pembelajaraan...

Distrupsi Innovasi Melalui Internet Of Things (IOT), Augmented reality dan Bentuk-Bentuk Pembelajaran Digital

  Assalamu'alaikum wr.wb Hallo sobat, Welcome back to blog Eeii Portune πŸ˜‰  Bagaimana kabarnya ni,,? sehat dan semangat terus ya πŸ˜‡       Masih dengan Mk Model dan Evaluasi pembelajaran yang dibimbing dengan bapak , Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si . Dipertemuan kali ini kita membahas materi tentang "   Model Pembelajaran Distrupsi Inovasi Melalui  Internet of Things  (IOT),  Augmented reality  dan Bentuk-Bentuk Pembelajaran Digital "  .      Model pembelajaran Distrupsi innovasi ini  merupakan sebuah istilah yang menunjukkan sebuah perubahan sistem yang terjadi dan m embentuk sistem baru yang berangkat dari sistem lama. S elain menciptakan produk baru konsep distrupsi inovasi juga  membuat konsumen mendapatkan layanan yang lebih efektif dan efisien . Berbagai inovasi membuat konsumen pendidikan lebih mudah dalam mengakses keperluan pendidikan.      Dalam pengertian umum pendekatan pembela...