Langsung ke konten utama

Cooperative Learning "

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu.

Hallo Sobat, Welcome to blog Eiby lismayani πŸ˜‰
     
Masih dalam mata kuliah Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains yang dibimbing oleh Bapak Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.
    Sebelumnya, apa kabar nih sobat-sobat semuanya,  semoga sehat ya ... πŸ˜‡
    
    Pada materi ini kita akan membahas tentang materi "Cooperative Learning
Apakah sobat sudah ada yang tau apa yang dimaksud model Cooperative Learning ?
ok, kita jelaskan ya .. 

   Jadi,  Cooperative learning adalah model pembelajaran dengan memberikan tugas kepada siswa yang lebih pandai dalam sebuah kelompok kecil yang hasilnya akan dipresentasikan kepada kelompok lain di dalam kelas. Hasil kelompok tersebut kemudian didalami dan ditanggapi sehingga terjadi proses belajar yang aktif dan dinamis.
    
    Robert Slavin mengatakan cooperative learning adalah salah satu bentuk paham pembelajaran konstruktivis. Pembelajaran konstruktivisme adalah suatu teknik pembelajaran yang melibatkan siswa untuk membina sendiri secara aktif pengetahuan dengan menggunakan pengetahuan yang telah siswa miliki sebelumnya.

Model ini sangat bagus karena komunikasi antar siswa secara informal membuat siswa cepat memahami suatu materi yang sedang dibahas. Siswa yang agak terlambat menerima materi pelajaran, dengan penjelasan temannya yang lebih pandai, akan lebih mudah menerima dan memahami materi yang sedang didiskusikan, di samping mereka juga terlatih untuk belajar mendengarkan pendapat orang lain.

model pembelajaran ini memiliki 5 prinsip yang dianut, yaitu:


1. Positive interdependence (saling ketergantungan positif)

2. Individual accountability (tanggung jawab perseorangan)

3. Promotive interactive (tatap muka)

4. Interpersonal and Social Skill  (keterampilan sosial)

5. Group processing (proses kelompok)

Model pembelajaran kooperatif memiliki beberapa ciri khas atau karakteristik seperti di bawah ini:

1. Kegiatan belajar dilakukan bersama dengan teman.

2. Selama proses belajar, terjadi face to face interaction atau tatap muka dengan teman.

3. Siswa saling mendengarkan pendapat di antara anggota kelompok.

4. Siswa dapat belajar dari teman dalam kelompoknya.

5. Siswa dimasukkan dalam kelompok kecil untuk belajar bersama.

6. Siswa berkesempatan untuk aktif berbicara atau saling mengemukakan pendapat.

7. Pengambilan keputusan tergantung pada siswa sendiri.

8. Siswa dituntut untuk aktif dalam setiap kegiatan belajar pada kelompoknya.

Tujuan Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning)

Model pembelajaran cooperative learning atau model pembelajaran kooperatif dalam penerapannya di kelas memiliki beberapa tujuan seperti berikut ini:

1. Peningkatan kualitas hasil belajar dan pembentukan karakter siswa, terutama dalam bekerjasama atau berkolaborasi.

2. Menciptakan interaksi yang silih asah, sehingga sumber belajar siswa bukan hanya dari guru dan buku ajar, tetapi juga sesama siswa.

3. Meningkatkan hasil akademik siswa termasuk meningkatkan kinerja siswa dalam tugas – tugas akademiknya.

4. Melatih siswa untuk mampu menjadi narasumber bagi teman-temannya.

5. Memberikan peluang bagi siswa untuk dapat menerima keragaman dari teman – temannya, seperti perbedaan latar, suku, agama, kemampuan akademik dan tingkat sosial.

6. Mengembangkan keterampilan sosial siswa, seperti berbagi tugas, aktif bertanya, mengemukakan pendapat dan lain sebagainya.

Ok, teman-teman itulah materi kita pada kesempatan ini,,, Semoga bermanfaat untuk kita semuanya dan sampai ketemu lagi dimateri selanjutnya yaa ,,,,πŸ˜‡
  See you Friend .... 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

MODEL DAN EVALUASI PEMBELAJARAN SAINS -

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu. Hello welcome to my blogg Eiby lismayaniπŸ‘‹πŸ» Disini saya akan membahas materi mata kuliah Model dan Evaluasi Pembelajaran Sains yang dibimbing oleh Bapak Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.         Model pembelajaran mengacu pada pendekatan pembelajaran yang akan digunakan, termasuk di dalamnya tujuan-tujuan pengajaran, tahap-tahap dalam kegiatan pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan pengelolaan kelas.        Tujuan penggunaan model pembelajaran sebagai strategi bagaimana pembelajaran yang dilaksanakan dapat membantu peserta didik mengembangkan dirinya baik berupa informasi, gagasan, keterampilan nilai dan cara-cara berpikir dalam meningkatkan kapasitas berpikir secara jernih, bijaksana dan membangun keterampilan sosial serta komitmen (Joice& Wells).   (1) peserta didik difasilitasi untuk mencari tahu,  (2) peserta didik belajar dari berbagai sumber belajar,  (3) proses pembelajaraan...

Distrupsi Innovasi Melalui Internet Of Things (IOT), Augmented reality dan Bentuk-Bentuk Pembelajaran Digital

  Assalamu'alaikum wr.wb Hallo sobat, Welcome back to blog Eeii Portune πŸ˜‰  Bagaimana kabarnya ni,,? sehat dan semangat terus ya πŸ˜‡       Masih dengan Mk Model dan Evaluasi pembelajaran yang dibimbing dengan bapak , Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si . Dipertemuan kali ini kita membahas materi tentang "   Model Pembelajaran Distrupsi Inovasi Melalui  Internet of Things  (IOT),  Augmented reality  dan Bentuk-Bentuk Pembelajaran Digital "  .      Model pembelajaran Distrupsi innovasi ini  merupakan sebuah istilah yang menunjukkan sebuah perubahan sistem yang terjadi dan m embentuk sistem baru yang berangkat dari sistem lama. S elain menciptakan produk baru konsep distrupsi inovasi juga  membuat konsumen mendapatkan layanan yang lebih efektif dan efisien . Berbagai inovasi membuat konsumen pendidikan lebih mudah dalam mengakses keperluan pendidikan.      Dalam pengertian umum pendekatan pembela...

Model Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis dalam Bidang Sains

Assalamualaikum Wr. Wb Hallo sobat , Welcome back to blog Eiby lismayani πŸ˜‰  Gimana kabarnya teman-teman ? Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat ya... Aaamiin Nah, di pertemuan sebelumnya kita sama-sama telah membahas mengenai model pembelajaran disrupsi inovasi melalui pembelajaran digital. Di  pertemuan kali ini, masihm mata kuliah evaluasi dan model pembelajaran sains yang diampu oleh Bapak Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si, kita sama-sama mengupas materi mengenai desain model pembelajaran kolaboratif berbasis keterampilan berpikir kritis dalam bidang sains.  Sebelumnya apakah teman-teman sudah tau apa itu pembelajaran kolaborasi dan berfikir kritis ? ok, kita bahas disini ya ,,, Pembelajaran kolaboratif         Adalah suatu model pembelajaran memiliki strategi pembelajaran yang dapat menguatkan karakter bergotong royong. Ide awal dari pengembangan pembelajaran ini adalah, bahwa membangun konsep itu harus berpasangan, tidak mandiri. Adapun...