Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu.
ok, kita jelaskan ya ..
Model ini sangat bagus karena komunikasi antar siswa secara informal membuat siswa cepat memahami suatu materi yang sedang dibahas. Siswa yang agak terlambat menerima materi pelajaran, dengan penjelasan temannya yang lebih pandai, akan lebih mudah menerima dan memahami materi yang sedang didiskusikan, di samping mereka juga terlatih untuk belajar mendengarkan pendapat orang lain.
model pembelajaran ini memiliki 5 prinsip yang dianut, yaitu:
1. Positive interdependence (saling ketergantungan positif)
2. Individual accountability (tanggung jawab perseorangan)
3. Promotive interactive (tatap muka)
4. Interpersonal and Social Skill (keterampilan sosial)
5. Group processing (proses kelompok)
Model pembelajaran kooperatif memiliki beberapa ciri khas atau karakteristik seperti di bawah ini:
1. Kegiatan belajar dilakukan bersama dengan teman.
2. Selama proses belajar, terjadi face to face interaction atau tatap muka dengan teman.
3. Siswa saling mendengarkan pendapat di antara anggota kelompok.
4. Siswa dapat belajar dari teman dalam kelompoknya.
5. Siswa dimasukkan dalam kelompok kecil untuk belajar bersama.
6. Siswa berkesempatan untuk aktif berbicara atau saling mengemukakan pendapat.
7. Pengambilan keputusan tergantung pada siswa sendiri.
8. Siswa dituntut untuk aktif dalam setiap kegiatan belajar pada kelompoknya.
Tujuan Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning)
Model pembelajaran cooperative learning atau model pembelajaran kooperatif dalam penerapannya di kelas memiliki beberapa tujuan seperti berikut ini:
1. Peningkatan kualitas hasil belajar dan pembentukan karakter siswa, terutama dalam bekerjasama atau berkolaborasi.
2. Menciptakan interaksi yang silih asah, sehingga sumber belajar siswa bukan hanya dari guru dan buku ajar, tetapi juga sesama siswa.
3. Meningkatkan hasil akademik siswa termasuk meningkatkan kinerja siswa dalam tugas – tugas akademiknya.
4. Melatih siswa untuk mampu menjadi narasumber bagi teman-temannya.
5. Memberikan peluang bagi siswa untuk dapat menerima keragaman dari teman – temannya, seperti perbedaan latar, suku, agama, kemampuan akademik dan tingkat sosial.
6. Mengembangkan keterampilan sosial siswa, seperti berbagi tugas, aktif bertanya, mengemukakan pendapat dan lain sebagainya.

Komentar
Posting Komentar